Jakarta, Minum teh selama ini dipercaya berguna untuk kesehatan. Namun apakah Anda tahu apa saja manfaat kesehatan yang didapat ketika minum teh?

Dr Aaron E. Carrol dari Indiana University mengatakan bahwa seperti kopi, teh juga memiliki pro-kontra di bidang kesehatan. Dalam kolomnya di NY Times Dr Aaron mengatakan bahwa tak seperti kopi, teh lebih diterima dengan baik oleh masyarakat sebagai minuman kesehatan.


Di Indonesia, teh merupakan salah satuminuman favorit dalam jamuan makan hingga sekadar menjadi teman kudapan saat bersantai. Dalam klasifikasinya, teh dibagi menjadi 4 kelompok yaitu teh hitam, teh oolong, teh hijau dan teh putih.

Berbagai penelitian menyebut teh memiliki kandungan antioksidan yang bernama katekin. Pada daun teh yang segar, kadar katekin bisa mencapai 30 persen dari berat daun kering. Teh hijau dan teh putih memiliki kandungan katekin yang cukup tinggi, tetapi teh hitam mengandung lebih sedikit katekin karena katekin hilang dalam proses oksidasi.

Dikutip dari New York Times, Selasa (6/9/2015), minum 3 gelas teh per hari dikatakan dapat menurunkan tingkat depresi hingga 37 persen. Pernyataan ini diambil berdasarkan 11 penelitian pada 2015 dengan 23.000 peserta.

Kemudian penelitian lainnya di Hongkong mengatakan kandungan zat kimia pada teh dapat mencegah dan mengobati esteoporosisi. Epigallocatechin (EGC) yang merupakan salah satu komponen utama dari teh hijau tenyata mampu meningkatkan aktifitas enzim pada tulang sehingga mendorong tingkat pertumbuhan tulang hingga 79%. Selain itu EGC juga meningkatkan mineralisasi tulang (memperkuat tulang).

Meta-analisis pada 22 studi lainnya mengenai teh juga mengatakan teh bermanfaat bagi eksehatan. Minum teh sebanyak 3 cangkir sehari dikaitkan dengan penurunan penyakit jantung koroner, pendarahan intraserebral, kanker, dan kematian tiba-tiba.

Meski banyak manfaat, jangan asal minum ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Pertama hindari meminum teh setelah makan. Minum teh setelah makan dapat menggangu penyerapan zat besi yang dikonsumsi dalam makanan. Sebaiknya, teh diminum kurang lebih 2 jam sebelum atau sesudah makan.

Kedua, disarankan juga untuk tidak meminum teh yang terlalu kental atau hitam. Teh yang terlalu kentan atau hitam memiliki sifat diuretik yang tinggi sehingga buang air kecil akan lebih sering dan tubuh sering merasa haus, bahkan dapat menyebabkan dehidrasi.

 

http://health.detik.com/read/2015/10/06/200502/3037643/763/ragam-manfaat-minum-teh-bagi-kesehatan-manusia